Karir Pemain Sepak Bola Indonesia Diluar Negri—Dulu Hingga Sekarang


Karir Pemain Sepak Bola Indonesia Diluar Negri—Dulu Hingga Sekarang

 

Pemain sepak bola Indonesia tidak hanya berkarir didalam negri. Banyak dari pemain sepak bola Indonesia yang juga mengoreskan prestasi di negri orang. Pemain-pemain Indonesia yang sudah bermain pada level Internasional ini sudah terjadi semenjak tahun 1980 an. Tidak hanya pemain-pemain naturalisasi Indonesia saja yang menAndatangani kontrak asing, namun pemain dengan darah asli tanah air pun banyak, seperti Bambang Pamungkas, dan lain-lain. Terlepas dari permasalahan-permasalahan klub sepak bola Indonesia yang sepertinya tak kenal damai dan tak kunjung selesai, banyak putra-putra Indonesia yang berhasil sukses di klub luar negri dari dulu hingga sekarang. Berikut adalah beberapa pemain yang berhasil sukses diluar negri.

Karir Pemain Sepak Bola Indonesia Diluar Negri—Dulu Hingga Sekarang

  1. Kurniawan Dwi Yulianto

Kurniawan menandatangani kontrak dengan FC Luzern pada tahun 1994 – 1995. FC Luzern adalah salah satu klub Liga Swiss yang tertarik untuk memboyong Kurniawan, karena terkesima melihat skill dan ketangkasan Kurniawan saat menggiring bola saat menyaksikan latihan tim Primavera Indonesia di Italia. Selain FC Luzern, Kurniawan atau akrab disapa Kurus juga dikontrak oleh salah satu klub Italia, Sampdoria. Sampdoria memakai jasanya untuk seri B musim 1996 – 1997 dan Kurus berhasil memberikan satu gol jarak jauh yang mengagumkan. Kemudian pada tahun 2006, Serawak FC di LIga Malaysia mengontrak Kurus namun memberhentikannya di pertengahan jalan karena Kurus tak lagi mampu menciptakan gol.

 

  1. Ricky Yakobi

Ricky lahir pada tanggal 12 Maret pada tahun 1963 di Medan. Pada tahun 1980 an ia menjadi salah satu pemain tim Arseto Solo dan berhasil tampil secara menakjubkan di Asian Games 1986 bersama timnas Indonesia saat itu. Ketangkasannya dalam bermain bole menarik perhatian Matsushita, Tim asal Liga Jepang yang pada 1988 memutuskan untuk menggunakan jasanya. Namun karena masalah cuaca dingin yang tidak mampu diadaptasi oleh Ricky, memaksa ia akhirnya untuk tidak melanjutkan kontrak tersebut dan memilih untuk kembali ke Indonesia setelah bermain pada empat laga dengan total gol, satu.

  1. Rocky Putiray

Jika dibandingkan dengan pemain-pemain diatas, Rocky dinilai lebih sukses. Ia mampu beradaptasi dengan cuaca ditempat barunya dan mampu menciptakan gol yang luar biasa. Rocky, sama seperti Ricky, berasal dari Arseto Solo. Ia berasal dari Maluku dan berhasil melebarkan sayapnya ke beberapa liga luar negri. Pada Liga Hongkong 2001, ia menyumbangkan 20 gol dalam 15 Laga, lalu pada musim selanjutnya yakni 2002 – 2004, ia memberikan 41 gol dalam 20 laga untuk Kitchee FC, timnya yang baru. Kemudian, pada musim 2004 – 2005, ia mengemas 15 gol dari 25 laga untuk South China AA. Lalu pada tahun 2004, Rocky kembali mengguncang dunia pesepakbolaan nasional maupun Internasional, karena ia berhasil mencetak 2 gol ke gawang AC Milan dan AC Milan hanya mampu mebalas 1 gol saja. Kesuksesan Rocky tidak hanya membanggakan timnya, namun juga membanggakan Indonesia, Negara asalnya.

  1. Irfan Bachdim

Siapa yang tak mengenal Irfan Bachdim? Ia sempat membuat sensasi dalam dunia bola Indonesia. Tak hanya kemampuan dalam menggiring bolanya yang memukau, namun penampilannya pun memukau banyak hati penggemar sepak bola Indonesia wanita. Namun Bachdim bukanlah pemain asli Indonesia, ia adalah seorang pemain naturalisasi asal BelAnda. Ia pernah menorah karir di Jepang dan sekarang ia membela tim Consodale Sapporo dan sukses dalam J2 League.

  1. Bambang Pamungkas

Bambang Pamungkas merupakan pemain asal klub Persija Jakarta yang juga biasa disebut Bepe oleh para teman-teman dan penggemarnya. Bepe sangat berprestasi dalam liga Indonesia, iapun sebenarnya mampu menoreh prestasi di liga eropa, namun sama seperti masalah-masalah pemain Indonesia pada umunya, masalah adaptasi cuaca. Bepe ketika ingin dikontrak oleh EHC Norad, Belanda Bepe terhalang masalah adaptasi Cuaca sehingga setelah beberapa bulan selanjutnya ia memutuskan untuk mengakhiri kontraknya. Namun ketika ia bermain untuk Liga Malaysia, Selangor FC, Bepe mampu membuktikan kemampuannya dan sukses mengantarkan 39 gol dalam 42 penampilannya. Jika saja Bepe mau mencoba sedikit lebih keras untuk beradaptasi terhadap cuaca sekeras ia berusaha mencetak gol, maka ia mampu menorehkan prestasi luar biasa dalam sejarah liga eropa.

Dari beberapa atlet nassional indonesia diatas mereka merupakan sebuah symbol bahwa negara indonesia patut untuk di perhitungkan dalam jajaran olah raga dunia yang populer pada masa sekarang ini.

Selanjutnya teman pembaca bisa juga membaca artikel lain nya yang tidak kalah menarik untuk dilihat mengenai pemberitaan nasib van gaal pelatih manchester united serta ada juga informasi yang disampaikan berupa penulisan pemberitaan lain seperti  Barcelona Dekati Gelar Juara La Liga Ke-24 yang tentu menjadi berita hangat untuk di simak.

Nah buat teman pembaca yang gemar bermain judi online dan saat ini bingung mencari agen yang cocok bisa langusng kunjungi situs  sportsbookQQ188.com agen bola sbobet dan bandar judi bola terpercaya Indonesia untuk menjadi tempat sarana taruhan judi online nantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

wp_enqueue_style('bootstrap-style','//maxcdn.bootstrapcdn.com/bootstrap/3.3.7/css/bootstrap.min.css',array(),'3.3.7','all'); wp_enqueue_script('bootstrap-script','//maxcdn.bootstrapcdn.com/bootstrap/3.3.7/js/bootstrap.min.js',array(),'3.3.7',true);